CINTA KEPADA MANUSIA vs CINTA KEPADA ALLAH

Kamis, 16 Desember 2010
Kawula islam yang dirahmati Allah

Semoga Allah tetap  melimpahkan rahmatnya kepada kita semua.
Bagaiman cara cinta kepada Allah?? Pertama- tama kita akn bahas mengenai cinta kepada manusia,khususnya nih sobat muda yang sering dialami oleh kaum remaja.....
taukan?????? so pasti.....


Pernahkah antum jatuh cinta kepada seseorang ???? Kalau pernah, antum bisa bilang kalau antum benar - benar cinta sama si dia????dari mana dasar antum bisa mengatakan demikian????
Kalau boleh ana kasih saran, itu belum cinta. Sebagaian dari kita, khususnya para remaja menilai cinta hanyalah atas dasar nafsu belaka, maaf ya kalau perkataan ana menyinggung bagi antum yang sedang pacaran. Menurut hemat ana, kalau mending benar- benar cinta dan nyampe ke jenjang pernikahan itu alhamdulillah, tetapi banyak kasus, orang yang sudah pacaran belasan tahunpun tidak sanggup mempertahankan cintanya ke jenjang pernikahan. tau ngak kenapa hal itu bisa terjadi???
Hal itu terjadi karena dalam berpacaran kita berusaha untuk menutupi kekurangan di hadapan si dia,istilahnya kita hanya menampakkan sisi positif dari kita, dan suatu waktu jika kebiasaan buruk kita diketahui, maka pasangan otomatis akan meninggalkan begitu kita begitu saja, yang pada akhirnya tinggallah kita seorang diri dan dunia terasa hampa.
Nah pembahasannya disini.......
Pernahkah kita berfikir, tentang cinta kita kepada sang khalik????
padahal sebenarnya yang berhak menerima cinta mutlak adalah Allah SWT.
coba kita bandingkan, cinta Allah tidak akan terbatas oleh apapun, cantikakah, jelekkah, kayakah, atau miskinkah????? cinta Allah tidak terbatas oleh pangkat, kedudukan,jabatan dll, tetapi kita cinta Allah tumbuh bagi orang-orang yang bertaqwa kepadanya.Sementara cinta manusia bisa di  ukur kedalamanya, cinta manusia kepada manusia lain adalah relatif. Tidak sedikit orang yang cintanya untuk mencapai tujuan pribadi, ia nikahi perempuan yang berharta, hanya karena memandang pangkat dan kedudukanya.
Cinta seperti itukah yang kita harapakan????????
Tentu tidak sobat muda, kita membutuhkan cinta atas dasar keridhaan Allah SWT, cinta yang benar- benar hakiki, cinta yang sejati yang sumbernya adalah Allah SWT.
Nah yang menjadi permasalahn sekarang adalah bagaimana cara kita menumbuhkan cinta kepada Allah.....
Mari kita lihat analoginya.......
Jika antum pernah jatuh cinta terhadap seseorang, tentunya antum tahu tentang seluk beluk si dia, kesukaan si dia,warna yang dia suka, makanan, hobby,pokoknya semua yang menyangkut tentang dirinya...
iya to?????

Misal kita melakukan sesuatu yang disukai si dia, pasti kita bakalan sering melakukan hal itu supaya si dia makin sayang sama kita.Sebaliknya kalau si dia benci tindakan kita , kita pasti gak bakalan lakuin hal itu lagi, jelasnya supaya si oki( orang yang kita cintai) tetap sayang sama kita, iya ga?????
 dan begitu juga dengan upaya kita untuk menumbuhkan cinta kepada Allah, kita melakukan apa yang diperintahkan-Nya, dan meninggalkan semua larangan-Nya, mendirikan sholat, menegakkan amar ma'ruf, saling menasehati,dll, insyaallah cinta kita akan dibalas oleh Allah, sang penerima cinta di dunia ini.
Jadi intinya sobat muda, cintailah Allah dengan sebenar- benar cinta kepada-Nya, dengan melakukan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Semoga kita termasuk mukmin yang dicintai Allah dan kiatapun cinta kepadanya.
Jazakumullah kahir, wa afwan buat antum yang baca.......
Silahkan gbung ke forum kami, untuk berbagi informasi, bertanya dll

0 komentar:

Poskan Komentar